Memberikan Informasi tentang hewan, peternakan, dan perjalanan Troodon Farm melalui Blog ini.

Showing posts with label Peternakan dan Pertanian. Show all posts
Showing posts with label Peternakan dan Pertanian. Show all posts

Friday, August 4, 2017

7 Binatang Hama Pada Ternak Ikan Lele

7 Binatang Hama Pada Ternak Ikan Lele


Ini adalah Post pertama kami pada Bulan Agustus 2017. Kali ini kami akan membahas tentang 7 Binatang Hama Pada Ternak Ikan Lele. ( Baca juga : Ternak Lele Rugi ? ). Apa saja binatang hama itu? Ini dia 7 Binatang Hama bagi ikan Lele Versi Troodon Farm :

1. Ular

    Hewan Hama yang pertama adalah Ular. Ya, kalian semua pasti tahu kalau salah satu makanan ular adalah ikan. Biasanya ular memangsa ikan lele yang masih kecil maupun yang sudah besar.
Kita dapat meminimalisir serangan ular dengan cara :

a. Ular yang terlihat disekitar kolam ditangkap lalu dibunuh atau dilepas jauh dari    lokasi kolam, atau bisa dijual untuk biaya tambahan.

b. Memasang pagar di sekitar kolam seperti menggunakan jarring, dll.

c. Bersihkan semak semak dan sampah di sekitar kolam agar ular tidak memiliki    tempat berlindung di sekitar kolam.

ular makan ikan

2. Ikan – Ikan Buas

     Selanjutnya adalah Ikan Buas atau ikan liar yang bersifat predator maupun kompetitor di kolam Lele. Ikan buas misalnya ikan Gabus, ikan Toman, dll. Ikan Kompetitor seperti ikan nila, mujair, dll. Ikan Predator biasa memangsa benih ikan lele, dan ikan Kompetitor sering berebut makan dengan ikan lele.

Cara penanganannya yaitu :


a. Pintu masuk air dipasang saringan / sekat agar ikan hama tidak masuk ke kolam.

b. Ikan buas yang ada di kolam ditangkap, lalu dilepas di tempat yang jauh dari kolam, atau digoreng juga enak kok, hehe.
ikan predator

3. Biawak

     Selanjutnya adalah Biawak. Biawak biasanya memangsa benih ikan lele maupun lele yang sudah besar. Tidak hanya ikan saja, tapi biawak juga suka memakan binatang ternak lain seperti ayam. Biawak pandai menyelam dan juga lincah di darat, sehingga sulit untuk ditangkap dengan tangan kosong dan keberadaannya di kolam sulit dikontrol.

Cara penanganannya bias dilakukan dengan cara :

a. Memagari kolam dengan kayu, kawat berduri, dll.

b. Membersihkan sekitar kolam dari semak semak, sampah, dll.

c. Menangkapnya, bias dengan cara dijerat, ditembak, dll. Lalu melepasnya di tempat yang jauh dari kolam, atau membunuhnya, bias juga menjualnya sebagai biaya tambahan pakan lele, hehehe.

biawak


4. Burung


     Burung juga bisa jadi masalah yang serius bagi peternakan lele lho..
biasanya burung yg memakan ikan lele itu adalah burung Kunthul, Burung Hantu ( jenis Buffy Fish Owl ), Burung Raja Udang, dll. Serangan yang tidak terkendali bisa membuat kalian gagal panen loh kawan.

Nah, cara pencegahannya bisa dilakukan dengan cara :

a. Mengusir burung yang bertengger di sekitar kolam

b. Memasang jarring pada bagian atas kolam ( kalau perlu )

c. Menangkap burung tersebut, lalu dijual atau dilepas ke tempat yg jauh dari area kolam.

King Fisher / Raja Udang

sumber tertera di gambar

5. Kepiting / Yuyu

     Kepiting atau biasa disebut Yuyu ini bisa menyebabkan bocornya pematang kolam karna dia suka membuat lubang di pinggir kolam, tapi jika kolam kalian terbuat dari semen tentu hal ini bukan menjadi masalah.

Penanganannya bisa dilakukan dengan cara menangkap semua kepiting yg ada lalu dilepas jauh dari kolam atau digoreng juga enak kok, bisa juga dibuat bahan pakan campuran untuk lele.

Kepiting Yuyu


6. Katak

     Yang ke 6 yaitu Katak. Katak biasanya memangsa benih lele yg masih kecil. Katak juga merupakan competitor bagi ikan lele Karena berebut pakan dengan ikan lele.

Penanganan hama katak bisa dilakukan dengan cara :

a. Bersihkan lingkungan sekitar kolam, seperti mencabut rumput sekitar kolam dan sampah di sekitar kolam.
b. Menangkap katak yang terlihat di sekitar kolam lalu melepasnya ditempat yg jauh atau membunuhnya.

c. Memberantas telur katak yg ada disekitar kolam lalu membuangnya.

katak memangsa ikan

7. Larva Capung / Kini Kini

     Yang terakhir yaitu larva capung yang biasanya memangsa benih lele yang masih kecil. Kini kini hidup di dasar kolam, sehingga keberadaannya sedikit sulit dikontrol.

Cara penangannya bisa dilakukan dengan cara :

a. Saluran air dipasang penyekat sehingga hama tidak dapat masuk ke kolam.

b. Memberantas capung yang ada di kolam

c. Membuang telur capung yang ada disekitar kolam

larva capung


Yah, itulah tadi 7 Binatang Hama Pada Ternak Ikan Lele, semoga bermanfaat bagi kalian semua ya kawan.

*Semua gambar saya ambil dari google
Share:

Friday, July 21, 2017

Ternak Lele Rugi ?

TERNAK LELE RUGI ?

Lele Siap Panen


 Apakah benar, ternak lele itu rugi??? jika memang rugi, itu karna banyak ikan yang mati dan uang konsumsi ikan lebih banyak daripada uang hasil penjualannya.
Salah satu faktor yang menyebabkan Kerugian saat beternak lele adalah serangan Hama yang tidak terkendali. oleh karena itu, Baca Juga : 7 Binatang Hama Pada Ternak Ikan Lele
tapi jika kita dapat mengatur peternakan lele kita, pasti keuntungan yg besar dapat mengalir ke rekening kita, hehehe...

Seperti yang dikatakan om Djoko Baroto di FB, yang mengatakan bahwa perlunya memanagement ternak lele agar dapat menghasilkan untung yang besar.
Beruntunglah kita karena om Djoko Baroto mau berbagi ilmunya pada kita. Dia memberi contoh bagaimana memanagement peternakan lele agar dapat untung yang maksimal.

Tebar     = 30.000 benih (5000 ekor / kolam)
Panen    = > 2 Ton
Harga     = 14.000/kg ( biasanya ke pengepul)
Hasil       = Rp14.000 x 2 Ton = >28 juta


   [ Bulan ke 1 ]

- Full pelet (protein tinggi)
- 1 hari                    = 12 kg
- 12 kg x Rp11.000 = 132.000
- 1 bulan                 = Rp3.960.000
____________________________

[ Bulan ke 2 & ke 3 ]

- Limbah darah + pelet murah

   *** ( Darah ) ***
        - Darah 1 jurigen : 25rb (30 kg)
        - 1 hari 2 jurigen : 50.000
        - 50.000 x 60 hari = 3.000.000
    Darah disini sebagai selingan / campuran untuk Pelet ikan.
    Darah disini menggunakan darah ayam, tapi bisa juga dengan darah sapi. Biasanya darah dijual per ember / jurigen.

3 : 1 (darah campur pelet)


   *** ( pelet murah ) ***
         - 1 kg : Rp5.500
         - 1 hari : 10 kg
         - 10kg x Rp5.500 = Rp55.000
         - Rp55.000 x 60hr = Rp3.300.000

Pelet Murah


TOTAL Darah + pelet murah
   Rp3.000.000 + Rp3.300.000
   = Rp6.300.000
_______________________________

TOTAL BEA PAKAN 3 BULAN

3.960.000 + 6.300.000
= -/+ (10.260.000 )
======================
BIBIT
135/ekor
30.000 ekor x 135
= 4.050.000
======================
Listrik, air, dll
Rp1.000.000
======================
TOTAL PENGELUARAN
BIBIT       = 4.050.000
PAKAN    =10.260.000
Dan lain2 = 1.000.000
________________________+
-/+ 15.310.000

»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»

Jika hasil bagus, dgn tebar 30rb ekor bisa panen lebih dari 2 ton. Tapi kita anggap 2 ton saja.
Panen 2 ton = 28.000.000
Pengeluaran = 15.310'000
____________________________  _
BERSIH 12.690.000/ 3bln

Jadi 1 bulan = Rp4.230.000
(Bisa naik jika panen up 2ton)
______________________________


Nb :
1. Data di atas yg sudah di terapkan teman saya selama 2 tahun. (Kalau aku masih tahap menjalani)
    semoga berhasil.....
2. Tebar 30.000 benih = 6 kolam, perkolam diisi 5000 ekor benih.
3. Kalau pas apes seperti cuaca yg berubah ubah, hama, dan penyakit, bisa mati ribuan

Jangan terlalu percaya teori, tp tdk ada salah nya mencoba...
Karena berhasil di awali dari mencoba.

Dari Djoko Baroto Sudewo ( di FB)

itulah tadi ilmu yang diberikan dari Teman kita om Djoko Baroto. terima kasih telah mengunjungi Blog kami.
jangan lupa baca artikel kita yang lain ya kawan...
Share:

Join Facebook

Labels